Terapis

Karinka Ngabito, M.Psi.

S1 Komunikasi, Inholland Hogeschool

Magister Psikologi Sains, Unika Atma Jaya

Art Therapy Workshop, Vajra Cipta Nirvana

Professional Certification Expressive Arts Therapy Facilitation

"Grief is in two parts. The first is loss. The second is the remaking of life."
— Anne Roiphe

Service Area

Temukan ruang aman untuk mengekspresikan dan memulihkan diri melalui terapi seni ekspresif (non-klinis). Berikut adalah beberapa area utama yang bisa Anda eksplorasi dalam sesi ini:

Services

Client Testimony

TF (Ibu Kehilangan Anak)
Exercisenya bagus sekali, ternyata dengan memvisualisasikan apa yang ada di pikiran kita, perlahan-lahan beban duka, yang seperti benang kusut itu, mulai terurai. Rasanya senang karena menjadi lebih rileks dan mendapat pemahaman baru bahwa setelah melalui semua duka akan selalu ada harapan, harapan untuk bahagia lagi, harapan untuk bertumbuh menjadi orang yang lebih baik dan harapan untuk mengejar impian yang belum terlaksana.
S (Karyawati Swasta)
Saya diajak untuk lebih eksplorasi diri dan lebih mengenal apa maunya hati kita, apa yang terpenting sebenarnya dalam hidup kita, prioritas dalam tujuan hidup, yang terkadang kita lupakan terkikis oleh rutinitas. Semua passion dan hal terpendam keluar melalui sesi ini.
F (Ibu Tunggal)
Senang karena bisa mengetahui cara sederhana ketika sedang mengalami emosi negatif. Saya belajar "cara" untuk mengelola dan mengeluarkan emosi dgn baik. Keren.
S (Kehilangan Suami)
Good listener dan sangat menghargai apa pun yang saya ceritakan di setiap sesinya.
H (Remaja Kehilangan Orang Tua)
Membuatku bisa terbuka pelan-pelan.
A (Kehilangan Istri)
Kompeten, bermanfaat untuk menyalurkan emosi yg dirasakan dan merasa lebih positif.

FAQ

Therapeutic Expressive Arts adalah pendekatan yang menggunakan berbagai bentuk seni, seperti menggambar, menulis, corat-coret, membuat kolase kertas, dll., sebagai sarana untuk mengekspresikan perasaan, memahami diri dan mengolah emosi. Sesi ini bukan terapi seni klinis, tetapi lebih kepada proses eksplorasi diri yang reflektif tanpa penilaian dan penghakiman.

Tidak sama sekali! Sesi ini bukan tentang hasil akhir karya atau seberapa “bagus” Anda menggambar atau menulis. Sesi ini juga berbeda dengan kelas art & craft yang biasanya lebih fokus pada hasil akhir karya. Fokus sesi ini adalah pada proses, bukan pada estetika. Tidak ada penilaian atau interpretasi terhadap karya Anda, yang penting adalah bagaimana proses kreatif tersebut membantu Anda mengenali dan memahami perasaan sendiri setelah duka dan kehilangan.

Seni ekspresif dapat membantu mengungkap perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Melalui proses kreatif, Anda bisa menemukan cara baru untuk mengurai rasa dan pikiran serta merespons emosi yang muncul akibat kehilangan, perpisahan atau perubahan besar lainnnya dalam hidup.

Tidak. Sesi therapeutic expressive arts bukan terapi psikologis atau pengganti konseling klinis. Sesi ini adalah bentuk pendampingan berbasis seni ekspresif yang mendukung refleksi diri dan pemulihan emosional, namun tidak melakukan diagnosis.

Sesi bisa dilakukan secara individu, dalam kelompok kecil atau untuk perusahaan dan komunitas. Sesi individu memberikan ruang yang lebih personal untuk eksplorasi diri, sementara sesi kelompok menawarkan pengalaman berbagi serta dukungan dari komunitas dengan pengalaman serupa. Untuk perusahaan atau organisasi, sesi ini dapat membantu individu dalam mengelola stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, serta mendukung perkembangan pribadi dan profesional agar lebih seimbang, fokus dan produktif dalam bekerja.

4 tahun
Pengalaman

250 Jam
Konseling

Member of Organizations